Manfaat Berenang Untuk Tumbuh Kembang Anak

Manfaat Berenang Untuk Tumbuh Kembang Anak

image source:
https://www.educenter.id/wp-content/uploads/2018/10/Beragam-Aktivitas-Seru-untuk-Anak-dengan-ADHD.jpg

Selain menyenangkan, berenang juga memberikan banyak manfaat bagi anak-anak. Mengajarkan anak berenang sejak dini sangat baik untuk perkembangan fisik dan mental. Mungkin beberapa orang tua masih bingung kapan waktu yang tepat untuk mengajarkan anak berenang. Sebenarnya bayi sudah dapat berenang sejak ia lahir, meskipun demikian waktu yang paling tepat mengenalkan anak untuk berenang adalah saat berusia 6 tahun keatas. Ada banyak manfaat yang bisa didapatkan dari mengajari bayi berenang. Sebab membiarkan anak bermain di dalam air dapat membuatnya merasa senang. Berikut ini comuniti.org sudah merangkum beberapa manfaat berenang untuk tumbuh kembang anak

  1. Kesehatan Fisik
image source:
https://asset-a.grid.id/crop/0x0:0x0/700×465/photo/intisarifoto/original/25704_apa-perlu-mandi-sebelum-berenang.jpg

Sudah menjadi rahasia umum kalau olahraga renang berdampak positif bagi kesehatan. Renang merupakan olahraga kardiovaskular yang sangat baik untuk meningkatkan denyut jantung, melancarkan sirkulasi darah, dan membangun kekuatan otot. Hasilnya? Anak Anda pasti jadi lebih sehat. Mengenalkan anak berenang sedini mungkin dapat memperkuat jantung dan paru-paru bayi, melancarkan peredaran darah serta membentuk keseimbangan dan koordinasi tubuh yan baik. Menurut 24 Hour Fitness, berenang adalah cara untuk mencegah obesitas pada anak, yang telah dikaitkan dengan diabetes remaja. Berenang juga mengurangi ketegangan pada sendi dan jaringan ikat daripada bentuk olahraga lainnya.

2. Melatih Perkembangan Motorik Anak

image source:
https://res.cloudinary.com/dmnh1fqbj/image/upload/c_fill,f_auto,h_310,q_auto,w_670/v1552551627/berita/picu-pertumbuhan-otot-motorik-si-kecil-dengan-berenang-sejak-dini.png

Teknik berenang juga baik untuk perkembangan motorik. Anak yang diajari berenang sejak dini memiliki kemampuan keseimbangan fisik serta koordinasi yang lebih baik. Sistem saraf anak akan terangsang saat mereka menendang, berseluncur, dan melakukan aktivitas lain dalam air. Menggerakkan kedua sisi tubuh dengan gerakan yang berpola juga akan sangat membantu perkembangan otak anak. Gerakan ini mengaktifkan saraf-saraf di otak, terutama pada bagian yang disebut corpus callosum, sebuah daerah di otak yang mengatur komunikasi, umpan balik terhadap rangsang, dan penghantaran rangsang dari satu sisi otak ke sisi yang lain. Pada akhirnya, hal ini akan meningkatkan kemampuan membaca, perkembangan bahasa, pembelajaran akademik, dan kesadaran spasial anak.

3. Memperkuat Mental

Image source:
https://image-cdn.medkomtek.com/zs0jZbGQ8iyhYDZ6sEx9K-cHeWg=/673×379/smart/klikdokter-media-buckets/medias/2310000/original/088511700_1576570741-5-Cara-Cegah-Anak-Tenggelam-di-Kolam-Renang-Shutterstock_698521384.jpg

Seringkali kita jumpai, remaja atau orang dewasa masih takut dengan air, sehingga tidak bisa berenang. Jika sejak kecil anak diajari untuk berenang, maka ketika menginjak dewasa mereka tidak akan fobia atau takut untuk berenang. Dilansir dari Canadian Pediatric Society, mengajak anak untuk rutin berenang dapat mengasah keberanian anak dan rasa percaya diri. Karena saat masuk ke dalam kolam, Anak harus berhadapan dengan luasnya air dan harus menaklukkannya. Mengajarkan berenang juga akan membuat anak menjadi tidak takut air dan menjadi lebih mandiri.

4. Mengurangi Resiko Tenggelam

image source:
https://merries.co.id/uploads/2014/04/Usia-Tepat-Untuk-Bayi-Belajar-Renang.jpg

Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), tenggelam merupakan sebab kematian terbesar pada anak dan balita. Oleh karena itu, latihan berenang sejak dini sangatlah penting. Salah satu latihan keselamatan yang dapat dilatih bahkan pada bayi adalah mengapung dengan bagian punggung di bawah merupakan sebuah teknik bertahan hidup yang sangat berguna. Sebuah penelitian pada tahun 2009 memperlihatkan penurunan risiko tenggelam sebanyak 88% pada anak usia 1-4 tahun yang diberi latihan berenang. Penelitian serupa yang dilakukan di Cina memperlihatkan bahwa latihan berenang mengurangi risiko tenggelam sebesar 40%. Walaupun angka tersebut berbeda-beda, namun dapat terlihat bahwa berenang dapat memperkenalkan kemampuan dasar penyelamatan diri di dalam air pada anak.

5. Investasi Masa Depan

image source:
https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_640/v1511594133/zidvbnuk2rrtdmnq6hsj.jpg

Mungkin Anda bertanya-tanya apa hubungannya renang dengan investasi. Tapi memang begitu adanya. Mengapa? Karena berenang adalah olahraga sepanjang masa dan merupakan salah satu lifeskill yang wajib dikuasai. Jika sejak kecil anak sudah pandai berenang, maka sampai dewasa, ia akan tetap memiliki kemampuan itu. Jadi, bisa dibilang belajar renang adalah investasi sepanjang masa

Referensi

Alo Dokter. 2018. Tips Memilih Kolam Renang Bayi yang Aman. https://www.alodokter.com/tips-memilih-kolam-renang-bayi-yang-aman#:~:text=Pada%20dasarnya%2C%20bayi%20sudah%20mulai,berusia%206%20bulan%20ke%20atas. (Diakses pada tanggal 24 Juli 2020)

Halodoc. 2019. Agar Lebih Jago di Air, Pastikan Umur Bayi Tepat Sebelum Berenang. https://www.halodoc.com/artikel/agar-lebih-jago-di-air-pastikan-umur-bayi-tepat-sebelum-berenang (Diakses pada tanggal 24 Juli 2020)

Liputan 6. Segudang Manfaat Berenang bagi Anak-Anak. 2017. https://www.liputan6.com/health/read/2857715/segudang-manfaat-berenang-bagi-anak-anak (Diakses pada tanggal 24 Juli 2020)

Stevanni, Priscila. 2019. Pentingnya Mengajarkan Anak Berenang Sejak Dini. https://hellosehat.com/parenting/tips-parenting/pentingnya-mengajarkan-anak-berenang-sejak-dini/#gref (Diakses pada tanggal 24 Juli 2020)

No Comments

Post A Comment